Minggu, 22 Maret 2009

KONTROPERSI SI DUKUN CILIK


Sleb cilik, mungkin itu bisa disandang sekarang. Kehadirannya diberbagai media mulai dari surat kabar, televise dan duniamaya Ponari menjadi begitu terkenal. Fans nya yang begitu banyak puluhan ribu orang telah mengalahkan band-band baru dalam sekejap. Ponari naik daun, rating sangat tinggi. Ini fakta.

Bagi siapapun yang terkenal selalu menjadi bahan pembicaraaan dimasyarakat. Ponari yang kontropersi banyak diakji orang. Keberadaan batu petirnya telah enjadikan dia sebagai orang yang dicari orang. Padah sebagian orang menganggap ini tiu kemampuaak rasional, bahkan ada yang bilang juga kalau kemampuan ponari sudah lama tidak ada.

Sebuah kontropersi dismasyarakat, ada sebuah fenomena yang terjadi dimasyarakat, bayangkan saja air lumpur dibagian kamar belakan Ponari masih mereka anggap mampu mengobati termasuk tanak-tanah lumpur disekitar pemandian. Zaman memang sudah edan, masyarakat seolah tidak peduli lagi dengan anggapan orang lain. Yang penting mereka bisa sembuh dari penyakit yang dideritanya.

Belum lagi dari tokoh-tokoh ulama Indonesia Perdukunan dilarang, haram hukumnya. Masyarakat Indonesia yang mayoritas Muslim dilarang untuk mendtangi dan berobat kedukun, ini pebuatan syirik menduakan tuhan.

Melihat kondisi masyarakat sekarang ini sangat memprihatinkan. Masyarakat seolah tidak peduli dan membiarakan begitu saja himbauan yang disampaikan. Kesembuhan seolah tak bisa ditunda lagi oleh mereka.

Belum lagi kegiatan pengobatan yang mendatangkan begitu banyak orang telah mendatangkan korban jiwa, karena kurangnya pengamanan dan pendalian yang efektif, beberapa kali kegiatan pengobatan dihentikan. Namun karena pasien begitu banyak setelah itu dibuka kembali. Masyarakat yang berkunjung lera utnuk menunggu sampai berhari-hari.

Aneh kan begitu percayanya dan terobsesinya oleh sosok Ponari.

Ponari memang sosok yang penuh kontropersi. Dukun Cilik di tahun 2009. Sebuah fakta baru yang tidak dipungkiri dan harus menjadi pelajaran bagi kita.