Jumat, 20 Maret 2009

SOLUSI BUAT PONARI


Ponari sudah menjadi bocah terkenal, seleb cilik…alias bocah ajaib yang telah membius banyak pasang mata. Sebongkah batu yang dimilikinya menarik ribuan orang pasien untuk memndatanginya. Daya tarik wong cilik dari pelosok desa ini menjadi buah bibir. Bocah polos yang maunya digendong saat mengobati.

Ada apa dengan Ponari?

Kehadiran Poknari dijagat dunia pengobatan begitu instan dan spontan. Ada sedikit persoalan yang seolah tidak bias dipecahkan, bahkan menimbulkan korban akibat antrian ribuan manusia. Desa kecil yang unik penuh keanehan seolah masyarakat sudah tidak bisa menggunakan akan sehat lagi. Sampai-sampai tanah di daerah kamar mandipun mereka yakin bisa dijadikan obat.

Tidak hanya itu, Ponari-ponari lain bermunculan disekitarnya, namun tidak bisa mengalahkan kepopuleran bocah Ponari yang asli.

Apakah ini sengaja ditiupkan sehubungan dekat dengan pemilu?

Sah- sah saja jika kita menganggap demikian. Setiap aka nada gawai politik yang sangat besar selalu ada saja isu yang berhembus yang seolah mengalihkan perhatian masyarakat akan persoalan tertentu.

Untuk saat ini saya akan memberikan sedikit solusi buat Poknari, sehubungan dengan terjadinya korban jiwa, sekaligus menganggap adanya kegiatan eksploitasi anak, yaitu Ponari dalam kegiatan pengobatan.

Bukan hal yang sulit jika kita mau berpikir sedikit cerdas tentang persolan ini. Kemampuan batu ajaib yang harus selalu dipegang langsung tangan Ponari membuat ada beberapa hal yang terjadi bagi diri Ponari seperti;

1. Ponari akan kecapean karena banyaknya pasien yang harus selalu dilayani dalam satu hari.

2. Pasien tidak akan terlayani semua

3. Akan terjadi insiden bahkan kerusuhan akibat banyaknya orang

Melihat kondisi tersebut saya turut prihatin dan meluangkan waktu sedikit untuk memikirkan hal ini. Beberapa hal dibawah ini semoga menjadi manfaat;

1. Buat bak besar, Ponari cukup mencelupkan batunya 1 kali dan masyarakat mengambil sendiri dari kolam.

2. Buat beberapa pipa agar pasein tidak mesti antri begitu panjang

3. Buat POM pengisian .Ponari cukup didalam ruangan dengan bak air besar, asisten diluar menyalurkan air.

4. Buat Air kemasan Ponari, air isi ulang (Ponqua, Ponarisweet dll)

5. Kerjasama dengan PDAM masyarakat tak perlu antri, tunggu dirumah atau minta sama tetangga Ponari.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar